CARA MEMBUAT KALIGRAFI DINDING

Sebagai contoh cara membuat kaligrafi dinding di MUSHOLLA  APPARTMEN SPRINGHILL, KEMAYORAN

Proyek interior kaligrafi musolla, ukuran 40cm x16m, di kerjakan dalam waktu 1 minggu. dengan motif sederhana menyesuaikan kondisi ruangan dan keunagan. tetapi tidak mengurangi keindahannya.
TAHAP 1.
Siapkan dsain menurut selera atau sesuai pesanan. jangan lupa siapkan juga peralatan dan matreal, seperti cat, disini kami menggunakan cat merk MOWILEX acrylic emoltion karena warnanya yang segar dan awet tentunya, untuk melengkapi pekerjaan kuas dan alat tulis tidak boleh ketinggalan.

langkah pertama pembuatan pola dsain ruang untuk biground dan frame dengan memakai kertas karton atau duplek yang tebal agar tidak mudah rusak. dengan cara seket dengan menggunakan pencil dan potong atau di lubangi dengan pisau cutter sesuai pola, bisa berbentuk garis, ornamen, arabes, motif dan lain-lain.setelah beres kita tempel pola ke dinding yang akan di kerjakan.

TAHAP 2.
Pengecatan, percampuran warna sangat penting untuk menghasilkan karya yang indah. sebelum mengoplos warna alangkah baiknya mempelajari cara mencampurkan warna.
Setelah beres dan siap semua, dinding siap di eksekusi dengan cara di blog bagian ayat atau tulsan supaya mempercepat proses pengecatan, usahakan sampai rata catnya bisa di ulang-ulang untuk menghasilkan warna yang rata dan tebal. contoh gambar berikut:


TAHAP 3.
Selasai di blog di lanjutkan mengecat bagian garis dan ornamen pendukung dengan menggunakan kuas yang kecil, biasanya menggunakan kuas pagoda dari no.1-8. kenapa memakai kuas pagoda karena bulu kuasnya lembut jadi hasilnya lebih halus. contoh gambar di bawah ini:



TAHAP 4.
Penulisan kaligrafi, usahakan menggunakan kuas yang potongannya miring bisa beli yang sudah jadi atau memotong sendiri, biasanya di toko alat lukis menyediakan 1 set kuas potong untuk menulis.tehnik penulisan sebelum di gores lebih baik di seket menggunakan kapur atau pencil kapur supaya menghasilkan tulisan yang bagus sesuai kaidah dan akurat.
pengaturan cat sangat penting untuk penggoresan kaligrafi, buatlah adukan cat yang encer, supaya lancar dalam penggoresannya.

Finishing, sebagai tahap akhir untuk mendapatakan hasil yang maksimal. misalnya: mempertebal tulisan, mengoreksi tulisan, menghapus bekas kapur seketsa, dan yang terakhir di anti gores atau coting, gunanya untuk melindungi cat agar awet dan kinclong, bisa memakai pernis yang dop atau gloss, biasanya kami memakai anti gores merk WOODSTAIN dari Mowilex.


SELAMAT MENCOBA!
Apabiala masih pemula lebih baik praktiknya menggnakan kertas atau triplex.

kalau kurang jelas bisa menghubungi kami:
085282669898 atau BB. 749F3454



ABDUL KHOLIQ MS

 
Lahir 01 feb 1979 di JJEPARA, JAWA TENGAH. Mulai belajar kaligrafi sejak duduk di bangku kelas V SD secara otodidak, dengan bekal hobi dengan dunia seni kaligrafi dan seni lukis, dilanjutkan belajar ke sekolah di MADRASAH QUDSIYYAH KUDUS, masuk dari kelas V MI, dan mulai lagi mengasah bakat seni lukis ke seni kaligrafi walaupun cuman extra kurikuler, alhamdulillah sampai lulus Aliyyah, di bimbing oleh H. Noor Syukron beliau adalah guru kaligrafi dari kota Kudus, prestasi beliau pernah menjadi JUARA 1 cabang khot Naskhi pada MTQ NASIONAL  di Palu.
 Untuk  mengembangkan bakat seni di bidang kaligrafi lanjut studi ke pesantren KALIGRAFI AL-QUR’AN [ LEMKA], Sukabumi  JAWA BARAT [2002-2004], yang di asuh oleh Drs.DIDIN SIROJUDDIN AR. beliua adalah bapaknya kaligrafi di Indonesia.


PRESTASI:

  • Juara III sayembara peraduan menulis khot tingkat ASEAN di BRUNAI DARUSSALAM,   2004.
  • Juara I MTQ  cabang kaligrafi hiasan mushaf, tingkat prop. DKI JAKARTA,  2008.
  • Juara I MTQ cabang kaligrafi hiasan mushaf, tingkat NASIONALdi BANTEN, 2008.
PEKERJAAN:

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

silahkan tinggalkan komentar anda EmoticonEmoticon